Pages

Showing posts with label 2013. Show all posts
Showing posts with label 2013. Show all posts

SEORANG M DARI SUMATERA

Assalamualaikum, 

Postingan lewat tengah malem lagi nih. Mata saya betul'' ngga mau diajak tidur, hawa ngantuknya pun ngga ada. Saya pikir, ah ngeblog aja lah, berhubung memang lagi keinget seorang kenalan baru.

Sebut aja namanya M, perempuan berumur 27 tahun. Saya kenal dia Senin lalu, terakhir bertemu dan ngobrol panjang lebar pun Selasa lalu. Jadi sebenernya kami berdua memang bukan teman baik, apalagi sahabat atau teman sekolah. Rambutnya panjang dan lurus, badannya lebih kecil dari saya dan lebih kurus pastinya, jalannya cepat, dan kerjanya juga cepat.  M itu seorang kenalan yang berhasil bikin saya mikir tentang perjuangan menjadi orang dan kemandirian luar biasa.

Senin lalu saat saya baru beberapa menit sampai di lokasi penting urusan pekerjaan, dia muncul. Ngga butuh waktu lama kami klop, obrol sana sini, blablabla dan memang dia salah satu orang yang mampu memperbaiki beberapa dari isi otak saya hanya dalam waktu kurang dari dua hari. 

M ini lulusan fakultas Psikologi di USU, dia anak ke-6 dari tujuh bersaudara. Ayah ibunya PNS, dan enam dari tujuh anak mereka semua sarjana dan sudah bekerja, hanya anak terakhirnya yang masih kuliah dia USU pula. Empat dari enam anaknya adalah PNS juga, dan yang tertua sedang mengambil program S-3 di Australia dan dibiayai oleh Instansi tempat kerjanya. Orangtuanya benar2 berhasil. Anak-anaknya jadi orang, istilahnya begitu. 

Saya terkagum'' mendengar celotehan temen baru saya si M itu. Sukses semua, tidak hanya dalam bentuk pendidikan, tapi dari karakter M yang saya tangkap itu, dia amat positif, periang, efisien waktu, dan optimistis. Di hari kedua kami janjian naik kereta dari Stasiun Blok M hingga tempat tujuan, begitu juga pulang dari tujuan kami. Dia anak rantau yang pernah besar di Aceh, di Jakarta, dan bekerja di Batam. Walaupun M adalah seorang Non-Muslim, dialah orang yang dua kali mengingatkan saya untuk solat dulu sebelum pulang naik kereta karena sudah adzan. Dalam hati, wah dia amat toleran. Perawakannya memang terlihat kalo M asli Sumatera Utara, namun dari gaya bahasa dan nama depannya, sama sekali tidak. 

Kata2 terakhir yang dia ucapin ke saya setelah kami turun dari kereta secara angkot yang mau kami ambil berbeda nomor, dia bilang
 “Mbak, apapun hasilnya tetap bersyukur yah.”
Alhamdulillah Allah mempertemukan saya dengan M itu, semoga saya bisa ketemu dia lagi, entah kapan dan dimanapun. 

reade more... Résuméabuiyad

ANOTHER HEARTBREAK

Doesn't it make every mom’s heart breaks when her loved one is not feeling too well.
Though it’s only a common cold or cough or runny nose, it just does it to me.

Arriving after a long day being somewhere else but home, when I finally got to see my baby, she was asleep. I was dying to see her face when I opened the door. 

When she woke up, she started showing her moody behaviors, and she was just looking ill.  She refused to stop crying and whining and wanting me to carry her around. She cried and cried, and then didn't want to eat anything except ice cream.



Oh my dear, she knew she was having cough and runny nose but still insisted on having her favorite sponge bob ice-cream. And she was okay after that. 

There are times when I want to be home all the time, but as I am being logical I don’t think it’s possible. 
I love you my dear Kei, I’ve  always been in love with you.
reade more... Résuméabuiyad

RUMITNYA TEST PSIKOLOGI

Assalamualaikum, 

Hari ini merupakan hari pengurasan energi otak saya, padahal otak saya udah mini begini masih diperas juga, hheheee. Gapapa, kembali lagi pada hasrat menggenggam berlian guna pendidikan buntutku itu. 

Sebenernya, saya kelelahan sehabis menghabiskan ratusan, mungkin hampir seribu soal-soal psikologi tadi pagi, yang dimulai dari jam 8 lebih sedikit dan selesai jam 4 lewat. Ah, rasanya bagaimana ya sesaat setelah diperbolehkan berdiri dari bangku yang nempel sama saya selama hampir 8 jam itu. Awalnya, saya ngga berpikir akan sebanyak itu karena perkiraan saya mungkin akan dibarengi dengan sesi wawancara, tapi ternyata nggak. 

Wawancara dijadwalkan esok siang untuk urutan nomor saya. Dan tadi, saya beneran berkutat dengan gambar-gambar mencocokkan pola, lalu bangun ruang yang diputar'', terus potongan'' bentuk yang jika disatukan akan jadi bentuk apa, berlanjut dengan tes kepribadian yang pilihannya ngga ada salah atau benar namun yang mana yang lebih dekat dengan pribadi saya, lalu 100 soal pilihan dari sangat setuju sampai tidak setuju tentang bermacam hal. Terus memilih satu kata dari lima pilihan yang tidak masuk dalam kelompok, sesi selanjutnya mengarang bebas tentang harapan akan karir saya di lembaga tersebut, terus menggambar manusia yang sedang melakukan aktifitas, lalu meneruskan 8 pola menjadi gambar berarti (tes wartegg), lalu menghafal 5 kelompok kata yang masing'' juga terdiri dari 5 kata selama 3 menit, setelah itu dikasih soal tebakan tentang kata'' yang dihafal sebelumnya. 

Jam 12 lebih dikit, kami diperbolehkan imasho (istirahat, makan, shalat) selama 30 menit. Pas masuk ruangan lagi, si bapak pun membagikan soal'' kepribadian (lagi), lalu tes koran dimana kita terus menghitung angka secara turun menurun non-stop selama kurang lebih 45 menit dimana saat disuruh beri garis harus digaris di angka yang sedang kita tulis, lalu dikasih kuesioner tentang visi misi tujuan lembaga itu dan tetek bengek lain yang membuktikan kalo kita mengerti dan memiliki motivasi dan kemampuan di bidang tersebut. 
Weitsss.. lama kan. Hehheehe.

Nah untuk ini jugalah semoga mereka yang masih memicingkan mata mengenai profesi PNS bisa ngerasain bahwa sekarang sejak reformasi birokrasi digalakkan, menjadi PNS adalah sebuah usaha keras dengan persaingan yang berat. Memang ada segelinti oknum diluar sana, tapi biarlah yang penting kami kami yang berpeluh asa demi mendapatkan posisi sebagai pembantu negara punya niat baik, amin :-)

reade more... Résuméabuiyad

PERTANYAAN DAN JAWABAN DALAM WAWANCARA KERJA

Assalamualaikum... Pagi semuanya. good morning great people out there.
I'm actually airing this live from my bedroom here in Jakarta. Weleh, mulai males nih ngomong londo pagi ini.

Mumet belajar gambar buat besok, mata juga berat ngapalin jawaban'' yang ngga norak juga untuk besok. 
Alhamdulillah saya dipanggil untuk test tahap ketiga di salah satu kementerian besok pagi, puji syukur pada Yang Maha Baik karena saya masih diberi kesempatan (lagi) untuk menunjukkan kalo saya masih mampu, hehehe walopun kadang nggak pede ngeliat angka timbangan apalagi umur saya yang bentar lagi nambah satu, heheeh. Kejar''an sama umur demi mencari nafkah plus segenggam berlian guna dijual lagi buat beli susu anak, ehhehe *bercanda-doang*

Kemarin saya sempat baca'' tentang itu kementerian, lalu sempat juga lihat kalo antusiasme orang kita untuk jadi PNS itu besar banget. And apparently I'm one of them you know :p

Nah, walopun begitu, masih banyak juga pandangan miring tentang imej PNS. Jujur aja ya, tanpa perlu saya babibu disini tentang bagaimana pula imej pNS negatif itu, saya mah sebodo teuing lah. Buat saya, jadi seorang ibu (tunggal), mencari nafkah untuk anak semata wayang saya itu wajib, bener'' wajib, karena dia kan amanah, masa saya telantarkan begitu saja.
Daaaan, dengan menjadi PNS saya masih punya banyak waktu untuk anak saya, selain karena jaminan masa depan saya dan dia. Titik.

Nah saya sempet berkutat dengan soal'' wawancara yang biasanya keluar nih, beberapa di antaranya :

1. Ceritakan tentang diri Anda?
Jangan terlalu banyak bicara tentang hobi maupun dimana kita besar dulu, tapi katakan dua sampai lima kalimat pendek yang mencakup kelebihan'' Anda terutama kualitas untuk posisi tersebut.
2. Kenapa Anda ingin bekerja di perusahaan ini?
Sebutkan bahwa reputasi perusahaan tersebut baik dan contoh''nya, tambahkan dengan kualifikasi yang dibutuhkan dalam pekerjaan itu dan kaitkan dengan kemampuan dan pengalaman Anda.
3. Apa kelebihan yang Anda miliki?
Sekali lagi, tekankan pada kualitas'' krusial untuk posisi pekerjaan yang dilamar.
4. Apa kelemahan Anda?
Analisa dulu kualitas apa yang dibutuhkan untuk posisi yang anda lamar. Jadi jawaban atas kelemahan kita sebaiknya adalah hal'' atau kemampuan'' yang tidak terlalu dibutuhkan oleh seseorang yang memiliki posisi tersebut. Atau pikirkan tentang kelemahan anda di masa lalu dan cara anda memperbaikinya atau setidaknya menjadi lebih bagus di bidang itu. 
5. Apakah Anda lebih suka bekerja sendiri atau dalam tim?
Katakan kalo Anda mampu bekerja dalam kedua situasinya, dan hal'' baik yang bisa didapat dari dua cara kerja tersebut. Namun, jika harus memilih, jawablah anda suka bekerja dalam tim karena rasa kebersamaannya itu. 
6. Bagaiman Anda mengatasi stres?
Kalo saya mungkin akan bilang, stres justru dapat memacu saya untuk bekerja lebih efisien dan efektif. Hehehe
7. Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan ini?
Jangan pernah lupa untuk mencari tahu tentang latar belakang, visi misi, dan tujuan dari perusahaan tersebut. Juga tentang berita terbaru yang dilakukan oleh perusahaan itu.
8. Apa target karir anda?
Jangan membahas keinginan anda untuk sekolah lagi atau menikah dan punya anak. Jangan membahas hal'' yang tidak relevan dengan posisi pekerjaan yang dilamar. Cari jawaban yang berhubungan dengan posisi tersebut, misalnya :  target saya adalah dapat bekerja di tempat dimana saya bisa terus belajar, mendapat tanggung jawab lebih besar, dan memberikan kontribusi penting semampu saya. 

9. Bagaimana imej PNS sekarang?
Kalo untuk ini waktu saya ditanyakan beberapa waktu lalu, saya tidak memulai dengan hal'' negatif, namun langsung tertuju pada pencapaian'' apa yang para PNS sudah hasilkan beberapa tahun terakhir. 
10. Mengapa kami harus memilih anda dan bukan kandidat lain?
Berikan jawaban yang mencakup kualitas'' anda yang dibutuhkan oleh posisi kerja yang anda lamar.

Kekonsistenan jawaban kita yang pasti dilihat, apa kita percaya diri atau tidak, mengetuk pintu sebelum masuk, jangan duduk kalo belum disuruh duduk, jabat tangan sebelum dan sesudah, dan ucapkan terima kasih setelah wawancara. Eh jangan lupa, siapkan satu dua pertanyaan mengenai organisasi itu, namun jangan mengenai hal'' sensitif seperti gaji atau cuti atau tunjangan, bisa dicoret sebagai kandidat ntar, :-p.

Wuih, semoga saja berguna yah..Insya Allah jika rejeki pasti anda akan dapat pekerjaan idaman anda, berdoa dan berusaha dan yakin. Saat ini saya pun masih dalam proses edit mengedit hafal menghafal jawaban di atas :-)


reade more... Résuméabuiyad

FOR TODAY...

We are born alone, we will also die alone.

Sometimes I feel curious about what other people are like and how they treat others and whether they also do bad things like I do.  A lot of times people’s bad behaviors make me feel like talking to them about it and sometimes yelling at them. My bad. Other times, I feel bad about others who, sadly, intentionally be a source of pain to others.

But when we think again. We’re only one tiny human being in this tremendously enormous planet. In Indonesia itself, i am just one in more than two hundred million people! Imagine that. One person like has no right to judge what others are like. Neither does everyone else. 

Every person has his own book of deeds; the good ones and the bad ones.Won’t it be better for me to make my good deed book filled in with loads of good actions rather than adding notes in the other book. You see what I mean. Stop judging others, because we are no judge here. Let alone the Greatest be the Ultimate Judge later on. Again, we're born alone and die alone, mind our own business :-)
reade more... Résuméabuiyad

MY WORDLY JOY

Assalamualaikum, 

This one is gonna be more in depth, so you’d better be prepared to boo me, :-)

Dear love, 
Before I decided to drop some lines on my lappy tonight, I was paying attention to what you said and murmured, and looking at every single action you did. That was not all. Then you curled toward me and started cuddling and hugged me, and that was it. I was suddenly moved.  I regretted the number of times I get upset with you, but you always come and say “you’re angry” and then put your arms around my neck and start looking sad and wait for me to rub your back and kiss your cheeks.

My mind wandered way to the past, way back. It was too far I guess, and there were those “what if” questions in my head. At exactly the same moment I felt the warmth of your messy hair near my cheeks and your heavy breathing because of the flu you’re having. 

The thing is, if there had been other options that were better than the one I picked out, and also still considering you again and again on the top of the priority list, I would’ve chosen one. But there weren’t, and I’m sure about it. However, sometimes I still feel that I’m the one who should be blamed for you being like you are now, even though the logic part of my brain insists that it’s not only me who was being such a fool at that time.

Dear love, no matter what in the world has happened to us and what’s coming ahead, you are and will always be the center of my worldy joy, my love to you goes straight to the moon and back whether I am around you or not. Your name is always in my prayers since I know Allah takes care of you better than I can.

reade more... Résuméabuiyad

AKAR KEBODOHAN DAN AKIBATNYA

Assalamualaikum semuanya, semoga keberkahan selalu menyertai kita semua.

Beberapa waktu lalu, saya dan mama sempat diajak ikutan oleh keluarga besar untuk ziarah ke makam para wali. Kalo ngga salah, di daerah Jawa dan menghabiskan sekitar lima-enam harian disana. Rencana awalnya sih untuk ziarah, saya tekankan lagi sekali lagi : ZIARAH.

Sayangnya, saya ngga tertarik, karena saya takut ujung2nya malah jadi jalan menuju kemusyrikan. Sorry to say nih, mohon maaf untuk para pembaca blog saya yang memang sering ziarah ke makam para wali tersebut. Saya menghormati para Wali dan pembesar Agama Islam, namun saya tidak menganggap mereka itu Tuhan.

Banyak cerita, informasi televisi, maupun warta tulisan, yang menjabarkan kebiasaan para pengunjung makam2 ini. Dan sayangnya pula, di kebanyakan makam2 tersebut, justru ada semacam tempat shalat yang diletakkan di dalam pekuburannya. Sedangkan Allah pernah berfirman bahwa meminta dan memohon pada jasad/arwah si mayit hukumnya haram. Berdoa dan meminta hanya kepada Sang Khalik. Toh makam-pun tidak boleh ditinggikan, hukumnya haram, siapapun si Mayit semasa hidupnya dia tetap manusia.

Kalo saya coba pakai logika sendiri nih, para wali itu intinya adalah manusia biasa, bukan Tuhan. Nabi Besar Muhammad SAW Rasul tercinta Allah SWT aja pun manusia biasa, yang saat sebelum meninggal-pun merasakan sakitnya sakaratul maut. Rasulullah SAW memohon pada Allah, bukan meNuhankan dirinya, namun kenapa banyak dari umat kita sekarang justru meminta pada makam para wali tersebut? Saya bingung. Apa para wali ini bisa mengabulkan permintaan manusia? Apa para wali tersebut Tuhan? Apakah posisi para wali tersebut bisa dibilang lebih istimewa dari Nabi Besar Muhammad SAW?

Sedihnya lagi, ada juga dari para umat kita yang terus menerus menganggap bahwa rejeki itu datangnya dari manusia. Satu program televisi pernah menayangkan kebiasaan masyarakat di daerah C. Setiap tahunnya, para keluarga keraton disana berkunjung/berziarah ke makam para pembesar agama, lalu di luar pekuburan itu sudah menanti masyarakat yang antri untuk memegang jas/baju yang dipakai sang Pangeran, atau sekedar meminum bekas kopi yang juga sudah diminum oleh keluarga keraton, atau memakan sisa makanan/lauk/nasi para keluarga keraton tersebut, dan dalih mereka atas perlakuan seperti ini adalah : Agar kebagian rejeki. Naudzubillah. Rejeki itu datangnya dari Ar Rozaq sang Maha Pemberi Rejeki, meminta dan memohonnya bukankah seharusnya pada Yang Paling Pemurah?

Inilah yang disayangkan. Banyak dari umat kita yang terlalu malas untuk mengkaji Al-Qur'an dan Hadist lebih dalam agar lebih mengerti makna dan apa yang benar. Keengganan umat kita yang kayak begini yang membuat mereka mudah dibodohi dan dirasuki oleh akidah'' dan perintah'' nggak jelas datangnya dari mana. Mereka ngga bisa membedakan mana yang benar dan salah. Umat islam hanya menyembah Allah, bukan yang lain. Titik.

Kebiasaan menganggap seorang tokoh agama sebagai figur yang harus dicintai berlebihan, diagungkan, dimintai doa dan permohonan, bahkan hari kelahiran dan kematiannya pun dirayakan. Bukannya sama seperti kita menganggap orang itu Tuhan?

Rasulullah pernah bersabda, Kebodohan itu salah satu pintu menuju Neraka. Karena dengan menjadi bodoh, kita semakin mudah terpengaruh apa kata orang lain (yang belum tentu benar), apa yang diperbuat kebanyakan orang lain (yang belum tentu baik/benar).

Semoga kita semua semakin diberikan ilmu yang bermanfaat agar kita tak terjerumus ke dalam perbuatan dosa.
[Surah Al-Anam (6) ayat 153]
1874 – أَخْبَرَنَا أَبُو مُصْعَبٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا مَالِكٌ؛ أَنَّهُ بَلَغَهُ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: تَرَكْتُ فِيكُمْ أَمْرَيْنِ، لَنْ تَضِلُّوا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا: كِتَابَ اللهِ , وَسُنَّةَ نَبِيِّهِ صَلى الله عَلَيه وَسَلم.
… Rasulallohi alaihi wasallam bersabda:”Aku telah tinggalkan dalam kalian dua perkara, kalian tidak akan tersesat selagi berpegang teguh pada keduanya: Kitab Allah (Al-Qur'an) dan sunnah NabiNya sholallohi ‘alaihi wasalam.[Hadist Riwayat Malik]
reade more... Résuméabuiyad

MENINGGALNYA MITA DIRAN KARENA KERJA LEMBUR

Assalamualaikum.

Pagi ini saya cuma mau ikut ngucapin Innalillahi wainalillahi rojiun.. Apapun yang datangnya dari Allah pasti kembali ke Allah juga. Semoga amal baiknya diterima amin :)

Saya ikut berbelasungkawa atas meninggalnya Mbak Mita Diran, seorang copywriter yang diduga meninggal karena kelelahan setelah bekerja non-stop 30 jam lebih, dari berita yang saya baca beberapa saat sebelum meninggal, Mbak Mita meninggal saat sedang makan malam sekitar jam 11-an malam sama temen''nya, dan tiba'' pingsan, lalu dibawa ke RS Pertamina, dan jantungnya sempat berhenti berdetak jadi harus ditempatkan di ICU beberapa jam lamanya. 

Tragis, karena cintanya pada kerjaannya sampai ngga ngerasa badannya lemas lemah gak bertenaga, nggak tidur lho. Pernah ada yang bilang kalo tidak makan tidak minum manusia mungkin lebih bisa tahan, tapi kalo udah ngga tidur seharian itu riskan. Saya pernah merasakan ngga tidur malam, menahan kantuk karena ada kerjaan terjemahan yang udah due kurang lebih dari jam 7 malam ketemu jam 10 pagi itu aja udah bikin saya pusing dan lemes banget.

reade more... Résuméabuiyad

IS BELCUBES / LAUGHING COW CHEESE HALAL or HARAM

Assalamualaikum..

There is this one thing i started feeling unsure about. It all began when I was about to give Kei her belcubes cheese snacks or more familiarly known as laughing cow cheese. And did you know that in Indonesia some people call it keju sapi ceria? LOL.

This product is widely known in the UK, Canada, and Europe, but not necessarily in the US. There are there different flavors in the every package I have at home, unless you purchase the plain flavored only. I took one first without thinking about what flavor it was. Kei had her first one while I was reading through the ingredients and details all over the package.  I think it’s a French product. There is no Halal from MUI Indonesia stamp on any of the packages. The blue one is plain cheese flavor, the kind of peach colored one says ham, and the orange one is tomato flavored cheese. Kei had the ham flavored cheese, and then three other cubes.

I suddenly thought whether it was halal or not, especially the ham flavored one. So i decided to start googling about it, but there is various information. Some halal certification bodies in different counties say it is halal, but this product isn't listed on Indonesian Halal Certification Body (MUI). It really is confusing. I guess I need to discard the ham flavored cheese cubes, fearing that Kei could just open the fridge and eat all of them. 

Oh yeah one interesting I found out. Kei’s new glasses her dad bought her the other day are in the fridge! I asked her to take them out and put them somewhere else, but she refused to do so. She preferred the fridge to be the best place for her pink glasses. Oh my. So when you open our fridge here, you can find eyeglasses among the regular stuff you can find in a fridge, haha.

Still, I have not enough information abut whether this product is halal or not, therefore I think it's better to avoid it for the mean time.
reade more... Résuméabuiyad

FOR TODAY...

Assalamualaikum dear readers. 

Good morning, and Alhamdulillah it rained before bedtime last night, so it has resulted in a very cool and bright Sunday Morning here around my neighborhoods.

Yesterday was another opportunity of my daughter meeting her dad, and I do hope kei will be able to recall what he is like in the future when something like this is done over and over. I mean, I am not a cruel person, Kei deserves to get the most essential things in her life; both of her parents. 

However, the amount of time she spent with him was too little, she barely talked much and I don't think it was enough to build a relationship and trust between a parent and a child. Hopefully there will be other times when she all by herself can enjoy being a daddy's little girl.
reade more... Résuméabuiyad

TANAHNYA SI ABANG

Assalamualaikum...

Kunjungan ke tanah abang dimulai lagi pagi tadi, hanya kami bertiga : Saya, Mama, dan Kei pastinya. Kenapa ke tanah abang? 
Ya tentunya dengan beberapa alesan yang sudah jelas : Harga barang disana amat terjangkau. Bayangkan aja, biasanya saya beli Batik di ITC ITC-an saja harganya harus seratusan ribu, kalo di tanah abang saya bisa dapet batik bagus dengan harga 45 ribu saja sodara-sodara. Piyama batik dua pieces untuk kei hanya dua puluh ribu, daster tidur tangan panjang pun 20 ribu, daster kei hanya sepuluh ribu aja, murmer sekali bukan.

Lalu, kalo dari area tempat tinggal kami yang di kebun jeruk, kami cuma harus naik angkot satu kali : M-11, dengan ongkos empat ribuan, dan waktunya palingan empat puluh menit paling lama, kalo ngga kena macet di daerah Kampus Binus dan palmerah malah bisa kurang dari setengah jam.

Yang kurang menyenangkan kalo kesitu cuma tempat makannya aja yang agak susah dicari. Maksud saya, tempat makan yang bersih dan ngga deket area'' berbau begitu. Pilihannya ya biasanya makan di rumah dulu atau kalo memang amat sangat lapar, terpaksa makan sambil megap-megap menghirup oksigennya dijarang-jarangin, ('__'')

Kunjungan hari ini sempet ngagetin saya karna ada insiden tas belanjaan baju kei dan naresh ketinggalan di satu toko, alhamdulillah ibu penjaga toko itu jujur, jadi pas kembali ke tokonya barangnya disimpan dan dikembalikan ke saya. Makasih ya Bu, semoga berkah. Ada juga insiden badan saya didorong dari belakang sama perempuan bergembol tas ransel gede di punggungnya yang sampe bikin saya dengan khilafnya mengucap : "Biasa aja dong jalannya." eh itu orang nengok, sebodo teuing lah, jadi manusia kok ga bisa sabar dan toleran liat anak kecil rewel. Ada pula insiden ibu hamil di minimarket yang bikin saya menelan ludah. Sabar sabar, semoga itu para penjaga minimarketnya punya hati yang sabar dibegituin, hehehe.

Sebelum pulang, karena kepegalan tangan saya gendong kei yang masih pakai jurus tidur pas pulang dan berangkat, saya sama nyokap sempetin minum es dawet dulu, yang ajaibnya dibandrol sepuluh ribu per gelas boooow. Pake gula merk tropicana slim apa yah??




reade more... Résuméabuiyad

KEBUN JERUK - GROGOL

Assalamualaikum, selamat malam menjelang tengah malam ini. Kafein setelah jam sembilan malam memang bagaimana begitu, hiks.

Semalam lagi, Kei minta untuk tidur sama omanya, kemarin malam memang dia bobo sama saya lagi, sayangnya ada insiden dia mengigau di pagi hari, sampai'' keluar dari kamar minta ganti channel televisi, dengan mata sedikit merem. Wah pikir saya, pasti ada yang godain dia sampai nangis siang kemaren. 

Insiden menangisnya saja hampir setengah jam, itu juga karena saya akhirnya pura'' nggak dengar rengekannya, lama'' dia mengerti dan berhenti sendiri.


Insiden tangisan kedua terjadi pas saya, omanya, dan kei mau berangkat untuk main ke tempat temen deket mama saya di daerah Jelambar grogol. Kei menolak untuk ikut, karena dia lagi asik main aplikasi baru di Tab-nya, dan tiba'' nge-hang. Insiden tab berhenti berfungsi itu berbarengan dengan kami yang mau berangkat, jadilah kei teriak sejadi-jadi sembari kerap membanting badannya ke belakang saat digendong. Duh sayang, berat kamu lumayan 13 kilo, berasa banget kalo dia itu lagi rewel dalam gendongan. 
Karena itulah saya ajak kei ke warung dulu barang sejenak, cari es krim atau coklat atau yupi.

Namun, dia kekeuh mau pulang ngga mau pergi. 
Omanya sudah jalan lebih dulu, sekedar mo mengetes reaksi anak saya. Cuek saja tuh.
Saya tanya pelan'' lama-lama dia mau juga ikut pergi, alhamdulillah.

Di gendongan, kei terus bilang kalo dia mau pergi naik mobil dingin, atau dia bilang "kei mo pegi sama papa iam, sama mama ajeng, naik mobil papa iam."

Weleh, secara saya dan mama saya rencana meng-angkot saja hari itu. Tapi kei diam saja pas Metromini 92 kita naikin. Nggak sampai 10 menit, anak saya tidur aja gitu di pangkuan, dan bangun pas kami turun, melek aja gitu.

Selebihnya setelah tiba di tujuan, ya biasalah obrolan dua oma-oma yang lama ngga ketemu, membicarakan masa lalu, sekarang, dan anak-anaknya.
Saya pun sempet ngobrol sama temen masa SD dulu, dia ngga berubah, saya juga ngga; dalam artian, kami berdua masih dan tetap aja bulet nan bunder, hehehee..
Banyak cerita, banyak pelajaran, banyak bersyukur, semuanya akan ada hikmahnya, intinya begitu deh. Pelajaran dari sesama wanita yang berjuang (ciee istilahnya gitu). Memang ada yang harus dan wajib diperjuangkan.

Di jalan pulang kami sempatkan mampir ke Pasar Kopro, kali itu pakai taksi karena berempat, setelah urusan kelar, kami pulang ke rumah naik KWK merah, kei pun tidur lagi, padahal baru lima menitan di angkot. Bangunnya, ya pas ditaro di tempat tidur omanya. Anakku oh anakku, pinter ya...biar ga disuruh jalan kaki, :p
reade more... Résuméabuiyad

MEDICINES OF THE HEART

Assalamualaikum my friends.. 

Praying for those who are not in a good condition, who aren't happy, who have been been disappointed. I pray Allah will always be with us all :)

I've been listening to songs by Maher Zain, and I love them all. I know i am kind of way tooooooo late to start listening to them, but hey it's better to be late than never, right.
There's also one really popular song sung by Opick, it's titled Medicine of the Heart. It talks about the five ways need to be made into habits when we want our life to always be peaceful. I love this one as well.

1. Read the Qur'an and meaning.
2. Be steadfast in conducting the Tahajood prayers (Night Prayer)
3. Gather with the pious ones.
4. Fast as often as possible.
5. Lengthen your night dhikr.








reade more... Résuméabuiyad

FOUR PERSONALITIES OUT THERE

Assalamualaikum people.

I’d like to start off with talking about other random things I need to appreciate today : the four people I talked to; they were my new acquaintances. They’re not my friends nor are they my relatives. They are just four of God’s creations who happen to have given me thoughts about what life is like for them. 

It wasn’t anything much of a proper friend-to-friend conversation, but I am thankful that I was the one who started the talks.

I also feel proud of myself for being able to pass through what I went through and how I went through them this morning to noon. Everything felt so easy and I didn’t feel any burden on my shoulders.

The Most Knowing knows I have tried my best and done my best, and I now I only have to sit back and relax and leave it all to Him. All I can do is pray and wait.
Oops wait, I still have two more proposal documents to be translated. Yep I did. Four, and it’s like a month’s salary fee. Alhamdulillah. Remembering this, “He is not going to test us with something we can’t bear with” makes life feel so much friendlier. Thank you...

Let’s all stay calm and enjoy the start of the weekend tonight.. 

reade more... Résuméabuiyad

THE SPICY TRAUMATIC INCIDENT

Assalamualaikum..

Yep i am still staring at my pc screen. Had some coffee a few minutes ago. And luckily, it is working now. Not much of a drowsy feeling or heavy eyelids.
Why? I got good news. Again!
I'll only need to be fully awake tonight as a preparation for something occurring soon.
Oh yeah, nearly forgot.
This evening at my mom's.. My aunt dropped by. So we were chilling out, I mean watching TV and pigging out. Then my mom came with a plate of friend tofus, and of course raw chilies on the side of the plate. 
So I was busy typing, Kei and my aunt were chit-chatting, and then we heard a "crack". Nobody responded. Then one, two, three seconds my daughter hurled to the other room looking for a glass of water.
It happens that she was curious about how chili would be like so she grabbed one without asking, and swallowed a small bite.
She drank and drank, then ate some rice to reduce the heat in her mouth.
She eventually cried.
Poor girl. 
After around ten minutes she was fine.
It was a good lesson. No more playing with chilies honey. Mama loves you.

reade more... Résuméabuiyad

THANKS TO YOU ALL

Hi, evening everyone.

I dedicate this post as a reminder for myself to keep on standing tall, hahaha I am kinda exaggerating that part you know.

Got a message from a friend of mine about something, and that something made my day.
I know I am not alone, and I have been so blessed in very many aspects of my life as a human being.  The Almighty is working on something tremendously beautiful  for my baby and me, and I am sure about it.


To those who have shown me that miracles do happen and done great things especially for the past six months, yes you, you, and of course you, I thank you all.
reade more... Résuméabuiyad

FAILING A COMMITMENT THAT HURTS

Assalamualaikum..

I need to admit it.
I am giving up.. I honestly couldn't think of other ways to get in touch with most of my friends or the people I used to work with.. therefore, the book of faces here I am.

I feel so ashamed of myself.
reade more... Résuméabuiyad

ONLY WORDS

Realizing it or not, life always gives us lessons. And a lot of times without us even thinking about it, then BOOM there goes one big surprise. The funny thing is, I think I cope better when the kind if surprise I obtain is a good one. Perhaps everyone does. 

When it comes to something bad, I adapt slowly. There should be a series of phases before I finally say "okay, this is now getting good." then i feel fine and needn't have to worry.
In reality, surprises are always tricky for me. I'm the kind of person who deals with systems very well. I follow instructions and would hate myself for disobeying any on purpose.
A few people have said to me that I am a very loyal person and I can be called monotonous (if it is possible and less harmful). Most of the time I take time to think before doing something, even though there are times when I rush buying stuff when I have cash in hand :)

When I accept things as God's ways to better myself, I can therefore go through another process called change(s).

I wouldn't have gotten to this phase if all those incidents hadn't happened. I wouldn't have worn this hijab if there hadn't been Allah's will.

Accepting myself and everything that's gotten me this far have truly changed some crucial things in my life, as a person and as a human being.

reade more... Résuméabuiyad

BASA BASI YANG TIDAK BASI BASI

Assalamualaikum.

Semoga semua yang lagi baca ini lagi dalam keadaan sehat, dan yang sakit cepat sembuh., dan semua makhluk Tuhan diberikan kebaikan atas hari ini dan juga kebahagiaany, Amin. 
Hari ini saya niatkan lagi untuk membayar utang puasa yang bejibun itu. Kenapa bisa banyak? Ceritanya amat sangat panjang. Biar saya dan yang Maha Tahu aja yang tau, heheh. Hutang terhadap sesama manusia sajaa akan ditagih nanti, apalgi hutang sama Sang Pencipta. 

Saya ini tipe manusia yang bisa mandeg kalo disuruh memulai permbicaraan sama orang baru, sama yang saya kenal tapi lama tidak ketemu saja saya nggak pede kadang''. Saya ini nggak pinter berbasa-basi lho, dan saya yakin banyak juga orang-orang di luar sana juga gak pandai dalam hal satu itu. Beberapa waktu lalu saya malah sempet malu karna basa-basi saya ketauan, hehehe, dan ada juga yang terang-terangan berbasa basi depan saya dan ujungnya juga malu sendiri hehe. Impas deh walopun dengan orang yang beda. 

Berbasa-basi sebenarnya ngga buruk kalo menurut saya, itu tanda kita masih berusaha untuk memulai percakapan sama orang lain, nggak cuek bebek gitu lah. Sayangnya idenya itu susah sekali untuk digali, terlebih untuk mereka yang emang gak suka ngomong.

Contoh orang gak punya ide untuk memulai pembicaraan tapi kebetulan ketemu dengan kenalan atau tetangga di tempat publik.

1. Lokasi : Mini market. 
Ucapan pertama yang biasanya terlontar dari mulut kita : “Lagi belanja mbak/bu/pak?” Jawabannya : “Iya nih.” 
Abis itu komunikasi dua orang itu rata-rata berhenti disitu. Namun kalo memang terpaksa harus ngobrol lebih panjang (misalkan di antrean kasir), obrolan berkisar tentang belanja apa, buat siapa, dan bla bla lainnya.

2. Lokasi : Di area rumah menuju / pulang kantor.
Pertanyaan orang-orang pada umumnya : “Berangkat bu? / Pulang kerja bu/pak?” 
Bener ga? Padahal emang jelas-jelas di jam yang sama, dengan pakaian dan dandanan kita toh memang mo kerja atau pulang kerja. Tapi kok pertanyaannya ya itu-itu aja setiap hari.

3. Lokasi :  Di hari minggu di area rumah ketemu tetangga.
Pertanyaan :  “Lho kok ngga kerja mbak?”
Lah, kan weekend.

Malah ada orang yang sama yang nanya ini sama saya, sedangkan dia tau saya udah menganggur dari Juni. Saya jawab aja, lho kan saya nggak kerja sudah lama. Eh dia malu sendiri, hehehe.
Beberapa minggu lalu, saya justru menanyakan hal yang sama berulang2. Hampir 4-5 kali mungkin. Sampe diomelin, kok nanyanya itu mulu. Artinya jawabannya ngga didengarkan dong. Malu banget waktu itu.
Bingung memang kalo dipikirkan kenapa juga banyak banget dari kita yang susah untuk dapet topik pembicaraan yang jawabannya gak pendek-pendek dan hanya jawaban ya atau tidak.

Ada pula orang yang dengan spontannya plus percaya dirinya langsung menanyakan hal'' yang mungkin pada dasarnya pribadi atau terlalu sensitif.
Misalnya dengan banyaknya orang (asing alias ngga akrab) yang kepingin tahu urusan orang lain, seakan'' itu hal krusial untuk mereka.
Banyak memang orang'' yang pinter berbasa-basi doang. Ingin tahu urusan orang lain walaupun ngga berhubungan langsung dengan kelangsungan hidup mereka (apaan sih gw?). Basa basi bisa juga berbentuk janji'' sepele. "Iya ntar gw kerjakan" atau "Minggu depan deh saya bawain" atau "ntar malem gw telpon". 

Apa begitu susahnya untuk bicara seperlunya tanpa perlu memuji tanpa alasan apalagi mencela maupun mengkritik kalo nggak diminta. Saya ngga bisa munafik, kalo terkadangpun saya salah satu korban dan pelaku, yah namanya manusia pasti ada khilafnya.

Have a great Monday my friends :)
reade more... Résuméabuiyad

PEMBODOHAN PUBLIK VIA TELEVISI

Assalamualaikum bapak'', ibu'', semua yang ada disini :]

Sudah lama saya ngga nulis pake bahasa ibu, apalagi untuk postingan yang satu ini, kayaknya akan lebih sreg kalo pake bahasa hari-hari aja kali ya.

Jika sering nonton tivi, pasti tahu deh stasiun tivi kita rata-rata belakangan ini sering nayangin program apa. Siaran langsung, pakai kuis yang soalnya sangat gampang malah kadang kalau salah jawab bisa dikasih tahu juga jawabannya, terus ditambah dengan hiburan beberapa pemain pria berdandan ala perempuan, atau memang laki-laki yang ke-perempuan-an, para penonton lelaki dengan kelatahannya, dan guyonan kasar dan spontan alias sekenanya, oiya plus goyangan khas masing'' acaranya,. 

Saya ngga perlu menyebutkan judulnya satu per satu, namun kalo ditelaah lebih lanjut pasti yang baca engeh. Di pagi sama sore hari, acara musik di beberapa stasiun tivi lokal yang sering bagi’’ uang, atau sinetron ala ibu tiri atau ibu mertua yang kejam sama menantu terus tobat di akhir cerita, nah kalo sebelum dan sesudah maghrib ada beberapa stasiun yang menayangkan program yang rada mirip, atau sengaja dimirip-miripkan. Saya juga bingung sebenernya jenis program apaan, Menyanyi? Menari massal? Atau bagi2 duit? Atau program penebaran gosip atau cerita pribadi? Atau reality show yang ditayangkan live?

Nah ini nih yang bikin anak'' indonesia jadi pada nggak berkembang. Kebanyakan yang nonton pasti dari kalangan menengah bawah (kalo menengah atas pasti nonton siaran tivi kabel), kebanyakan ibu’’, kebanyakan pula anak’’ yang putus sekolah atau ga sekolah. Semakin dibodohi dengan mudah. Okelah gak munafik saya terkadang nonton juga kok, apalagi kalo di rumah cuma berdua sama anak, saya anti nonton yang berat’’ apalagi horor, dan sayangnya lagi sejak pindah ke rumah sekarang, kami belum langganan tivi luar (sedih banget kei ngga bisa lihat Dibo lagi), adek sepupu yang memang tinggal serumah sama saya suka nonton acara lucu’’an kayak gitu jadi saya sih nimbrung saja.

Terkadang memang menghibur, okelah lucu liat laki pake baju pink dengan dandanan menor. Tapi ngga lucu liat perempuan ngerayu lelaki yang kelelakiannya masih dipertanyakan, atau liat perempuan berbaju mini ketat meliuk'' di atas panggung yang banyak anak''nya, atau liat para pemain seenaknya menoyor/menepuk kepala pemain lain dengan alasan spontanitas yang bakal bikin ketawa. Ngga lucu juga liat para pemain seakan'' dilepas bebas dalam sebuah acara live bagaikan tanpa skenario. Ntar kalo tiba'' mereka salah ucap atau ngomong jorok? Nggak lucu juga liat orang'' yang sama di tivi selama lebih dari 6 bulan karena programnya gak abis-abis. Ngga lucu juga liat perempuan kok sampe bodooooooooh banget ditindas sama perempuan lain tapi ngga berbuat apapun. Kalo saya diusir sama selingkuhan suami kaya di sinetron, udah saya tuntut tuh selingkuhan bawa ke pengadilan, masukin penjara. Ngga lucu juga sebagai manusia berpendidikan kita percaya bahwa ada anak lima tahun disuruh mencuci baju, menyapu dan mengepel rumah, dan berbelanja sayur ke pasar sendirian. 

Pionir acara joget'' itu, ternyata baru kehilangan salah satu orang nomor satunya beberapa bulan lalu, inisial W yang pindah ke tivi baru N, dan bikin tivi baru tersebut booming berat karena program''nya yang beken''.  Sejak itu si tivi T kaya terombang ambing, kehilangan nakhoda kali. Perhatiin banyak acara di stasiun T itu yang niru abis tayangan negara luar, contohnya beberapa sinetron yang kekorea’’an, kuis yang pake nyebur di air, bos menyamar jadi karyawan. Emang bukan Cuma stasiun T, yang S, I, sama R juga ada. Malah stasiun A niru programnya stasiun T, pake iklan sindiran menyinyir program T secara ngga profesional pula, padahal tayangannya ngga berbobot abis. Memang profit oriented semuanya. Mau bagaimanapun, yang penting rating naik uang yang masuk pun tambah besar.

Mau jadi apa anak saya, eh anak kita nanti? 
Kalo tayangan stasiun tivi K atau N atau G masih masuk di akal dan nggak norak, ngga slapstick, ngga kasar. Walaupun ya di tivi G film yang ditayangkan udah ratusan kali diputar, hehehe. 

Ah sudahlah, hanya curahan hati emak’’ yang bingung mo ngobrol sama siapa soal beginian. :]




reade more... Résuméabuiyad