Pages

Showing posts with label Pet Peeves. Show all posts
Showing posts with label Pet Peeves. Show all posts

MENINGGALNYA MITA DIRAN KARENA KERJA LEMBUR

Assalamualaikum.

Pagi ini saya cuma mau ikut ngucapin Innalillahi wainalillahi rojiun.. Apapun yang datangnya dari Allah pasti kembali ke Allah juga. Semoga amal baiknya diterima amin :)

Saya ikut berbelasungkawa atas meninggalnya Mbak Mita Diran, seorang copywriter yang diduga meninggal karena kelelahan setelah bekerja non-stop 30 jam lebih, dari berita yang saya baca beberapa saat sebelum meninggal, Mbak Mita meninggal saat sedang makan malam sekitar jam 11-an malam sama temen''nya, dan tiba'' pingsan, lalu dibawa ke RS Pertamina, dan jantungnya sempat berhenti berdetak jadi harus ditempatkan di ICU beberapa jam lamanya. 

Tragis, karena cintanya pada kerjaannya sampai ngga ngerasa badannya lemas lemah gak bertenaga, nggak tidur lho. Pernah ada yang bilang kalo tidak makan tidak minum manusia mungkin lebih bisa tahan, tapi kalo udah ngga tidur seharian itu riskan. Saya pernah merasakan ngga tidur malam, menahan kantuk karena ada kerjaan terjemahan yang udah due kurang lebih dari jam 7 malam ketemu jam 10 pagi itu aja udah bikin saya pusing dan lemes banget.

reade more... Résuméabuiyad

PEMBODOHAN PUBLIK VIA TELEVISI

Assalamualaikum bapak'', ibu'', semua yang ada disini :]

Sudah lama saya ngga nulis pake bahasa ibu, apalagi untuk postingan yang satu ini, kayaknya akan lebih sreg kalo pake bahasa hari-hari aja kali ya.

Jika sering nonton tivi, pasti tahu deh stasiun tivi kita rata-rata belakangan ini sering nayangin program apa. Siaran langsung, pakai kuis yang soalnya sangat gampang malah kadang kalau salah jawab bisa dikasih tahu juga jawabannya, terus ditambah dengan hiburan beberapa pemain pria berdandan ala perempuan, atau memang laki-laki yang ke-perempuan-an, para penonton lelaki dengan kelatahannya, dan guyonan kasar dan spontan alias sekenanya, oiya plus goyangan khas masing'' acaranya,. 

Saya ngga perlu menyebutkan judulnya satu per satu, namun kalo ditelaah lebih lanjut pasti yang baca engeh. Di pagi sama sore hari, acara musik di beberapa stasiun tivi lokal yang sering bagi’’ uang, atau sinetron ala ibu tiri atau ibu mertua yang kejam sama menantu terus tobat di akhir cerita, nah kalo sebelum dan sesudah maghrib ada beberapa stasiun yang menayangkan program yang rada mirip, atau sengaja dimirip-miripkan. Saya juga bingung sebenernya jenis program apaan, Menyanyi? Menari massal? Atau bagi2 duit? Atau program penebaran gosip atau cerita pribadi? Atau reality show yang ditayangkan live?

Nah ini nih yang bikin anak'' indonesia jadi pada nggak berkembang. Kebanyakan yang nonton pasti dari kalangan menengah bawah (kalo menengah atas pasti nonton siaran tivi kabel), kebanyakan ibu’’, kebanyakan pula anak’’ yang putus sekolah atau ga sekolah. Semakin dibodohi dengan mudah. Okelah gak munafik saya terkadang nonton juga kok, apalagi kalo di rumah cuma berdua sama anak, saya anti nonton yang berat’’ apalagi horor, dan sayangnya lagi sejak pindah ke rumah sekarang, kami belum langganan tivi luar (sedih banget kei ngga bisa lihat Dibo lagi), adek sepupu yang memang tinggal serumah sama saya suka nonton acara lucu’’an kayak gitu jadi saya sih nimbrung saja.

Terkadang memang menghibur, okelah lucu liat laki pake baju pink dengan dandanan menor. Tapi ngga lucu liat perempuan ngerayu lelaki yang kelelakiannya masih dipertanyakan, atau liat perempuan berbaju mini ketat meliuk'' di atas panggung yang banyak anak''nya, atau liat para pemain seenaknya menoyor/menepuk kepala pemain lain dengan alasan spontanitas yang bakal bikin ketawa. Ngga lucu juga liat para pemain seakan'' dilepas bebas dalam sebuah acara live bagaikan tanpa skenario. Ntar kalo tiba'' mereka salah ucap atau ngomong jorok? Nggak lucu juga liat orang'' yang sama di tivi selama lebih dari 6 bulan karena programnya gak abis-abis. Ngga lucu juga liat perempuan kok sampe bodooooooooh banget ditindas sama perempuan lain tapi ngga berbuat apapun. Kalo saya diusir sama selingkuhan suami kaya di sinetron, udah saya tuntut tuh selingkuhan bawa ke pengadilan, masukin penjara. Ngga lucu juga sebagai manusia berpendidikan kita percaya bahwa ada anak lima tahun disuruh mencuci baju, menyapu dan mengepel rumah, dan berbelanja sayur ke pasar sendirian. 

Pionir acara joget'' itu, ternyata baru kehilangan salah satu orang nomor satunya beberapa bulan lalu, inisial W yang pindah ke tivi baru N, dan bikin tivi baru tersebut booming berat karena program''nya yang beken''.  Sejak itu si tivi T kaya terombang ambing, kehilangan nakhoda kali. Perhatiin banyak acara di stasiun T itu yang niru abis tayangan negara luar, contohnya beberapa sinetron yang kekorea’’an, kuis yang pake nyebur di air, bos menyamar jadi karyawan. Emang bukan Cuma stasiun T, yang S, I, sama R juga ada. Malah stasiun A niru programnya stasiun T, pake iklan sindiran menyinyir program T secara ngga profesional pula, padahal tayangannya ngga berbobot abis. Memang profit oriented semuanya. Mau bagaimanapun, yang penting rating naik uang yang masuk pun tambah besar.

Mau jadi apa anak saya, eh anak kita nanti? 
Kalo tayangan stasiun tivi K atau N atau G masih masuk di akal dan nggak norak, ngga slapstick, ngga kasar. Walaupun ya di tivi G film yang ditayangkan udah ratusan kali diputar, hehehe. 

Ah sudahlah, hanya curahan hati emak’’ yang bingung mo ngobrol sama siapa soal beginian. :]




reade more... Résuméabuiyad

Busway Post

Assalamualaikum.
I really really have got to thank Lord for guiding me all the time, especially during the two tough tests I've had. I went to East Jakarta on my own, and it took me nearly three hours to get there. I hadn't had proper breakfast or lunch, so i guess the mineral water i kept drinking all the way to Ciracas  was the only thing in my belly :)
The test today was way harder then the previous one. Amongst the Maths section to be exact, there were around seven to eight questions I answered without even trying. They were like aliens to me. Saying Bismillahirohmanirrohim before reading number one problem, I said to myself, "let's get everything done for today" and started doing the test.
One and a half hour was fast! In ten minutes, the results came out and I actually did pretty well. I was number eight from 45 participants. However i should wait for the formal announcement in a couple more weeks. Hopefully my name will be on the list of the participants of the next test. Insya Allah. Amin.
Still on the busway, might get home in two hours, *sighs* i miss my daughter so badly.
reade more... Résuméabuiyad

MY BROKEN HEART

My heart is broken when I have to see Kei cough every five seconds, which has been preventing her from being able to sleep well for the past two nights.
I'd much rather be in her place than witness her tired face for having to take a lot of energy to cough and then try to go back to sleep, which is hard.
I've also noticed that her body temperature is slowly increasing. It isn't anything I or any mom would be thrilled to find out about their child.
Taking her to the doctor is my first priority on tomorrow's to-do-list.
Get well soon, my dear :-*
Mama loves you so very much..


Tmelania
reade more... Résuméabuiyad

RESEP SUPAYA KETOMBE HILANG SELAMANYA

Assalamualaikum...
Melek masih mata saya ini, padahal udah jam 1 lewat tengah malem. 
Ada insiden anak yang nggak mau tidur dan betah mainin botol minum barunya, jadi saya yang keteteran ga bisa balik mimpi indah, ahaay

Seminggu ini saya kehilangan banyak rambut nih, efek berkerudung banget ini mah. Awal''nya justru ngga ada pengaruhnya selain rasa panas kalo pakai ciput, manset, dan jilbab di saat bersamaan. Saya engeh kalo lagi baca'' soal di lappy atau lagi ngeblog, kok kepala rasanya gatel sekali, terus kulit kepala juga kering, rasanya harus digaruk, dan setiap kali saya garuk pasti dapet serpihan kulit kepala yang kering itu. Ini nih yang saya sebut ketombe. Karena si putih ini, efeknya pasti rambut rontok. Di rumah kadang sambil iseng menyisir rambut pakai tangan, bisa dapet sekitar 10-15 helai rambut. Itu belum mencakup saat habis keramas dan sisiran. Halah. 

Tanya boleh tanya, ipar saya pun sama, ternyata memang normal untuk para newbie dalam berkerudung :p
Saran mereka sih berkisar pada :  

1. Cuci rambut setiap hari. Kalo saran saya nih, mendingan malam hari sebelum tidur, jadi saat habis keramas kalo langsung jilbaban otomatis akan lembab, gatel, dan ketombean juga ujung''nya, plus bau. Namun kalau harus mencuci rambut pagi hari, usahakan rambut kita sudah bener'' kering sebelum dibalut dengan kerudung.

2. Ganti shampoo dengan yang mint anti ketombe. Sayangnya untuk ini, saya cuma percaya merk HnS yang model iklannya si cantik Asmirandah itu tuh. Jangan lupa pakai hair tonic-nya juga. Kalo saya mendingan ngga pakai conditioner dulu karena rentan menyebabkan minyak berlebih di kepala.

3. Pakai kerudung yang berbahan adem / sejuk, dan jika memungkinkan di pagi / siang hari, pakai warna cerah seperti putih, krem, atau warna'' pastel yang ga menyerap sinar matahari.

4. Ada juga yang menyarankan untuk menjemur kepala kita sehabis keramas (itu juga kalo keramasnya pagi hari). Soalnya panas matahari akan menekan perkembangan ketombe di kepala.

5. Jangan menggunakan ciput / inner kerudung yang sama lebih dari dua kali berturut-turut. Lebih baik dicuci dulu sebelum dipake lagi.

6. Kalo memang ketombe sudah datang dan betah di kepala, rajinlah merendam teh di malam hari untuk dipakai sebelum keramas besoknya.

7. Saya pribadi sebenernya dan seharusnya menghindari memakai manset, ciput, dan kerudung warna gelap di satu saat. Namun apa daya, kadang baju saya kurang panjang atau kerudung kurang menutupi. Tapi memang sebagai muslimah yang bener'', kita sebaiknya mulai pakai kerudung yang berbahan tidak transparan atau memakai baju yang memang berlengan panjang. Bukannya baju pendek lalu dimansetin, atau pake rok mini trus berlegging, berjilbab itu menutupi bukan membalut. Memang badan dan tubuh kita itu lontong dibalut segala. Semoga saya bisa menjadi lebih baik. Malahan saya kepingin mulai pake rok panjang, tapi karena saya pendek dan buntal, rada sudah cari yang pas di badan, hiks.

8. Jika tertarik dan ada waktu untuk mencoba perawatan menghilangkan ketombe yang diramu sendiri, boleh coba yang ini :
    Cuka dan Air. Campur satu cangkir cuka dengan secangkir air. Habis keramas, oleskan pada kulit kepala, trus diemin sebentar. Lalu, bilas rambut dengan air. Coba ini hingga dua minggu atau lebih.

    Lidah buaya. Dulu saya pake lidah buaya hampir setiap minggu, bukan untuk ketombe tapi biar rambut subur, lebat, dan cepet panjang, hehehe. lidah buaya juga bisa buat menghilangkan ketombe. Taro ekstrak lidah buaya pada bagian kepala yang sering berketombe, diamkan dan bersihkan setelah 15 menit. 

    Garam. Taburkan dan gosok kulit kepala dengan garam. Bilaslah setelah beberapa saat dan bersihkan rambut dengan sampo.

    Santan kelapa, jus nanas, jeruk nipis dan air kelapa. Campur santan dari 1/2 butir kelapa, satu gelas jus nanas (buah beneran, bukan beli yang udah jadi), perasan jeruk nipis, dan 11/2 gelas air kelapa. Aduk rata. Pake campuran ini untuk mencuci rambut tiap lima hari sekali. Bersihkan dengan sampo setiap kali melakukannya.

    Masker Telur yang dibikin sendiri. Satu atau dua butir telur dikocok dan diusapkan ke kulit kepala, tunggu sampai kering dan terasa amis lengket. Selain itu, ramuan ini juga bisa bikin rambut lembut dan berkilau ting ting, hehehe.
            Semoga berguna ya ngeblog gini malem'' :]


            Tmelania
            reade more... Résuméabuiyad

            A SENSE OF EMBARRASSMENT

            Assalamualaikum my dear readers. 


            Drinking coffee at ten pm is not a good idea at all. My eyes are still wide open and there is no drowsiness in me. Kei is asleep, poor girl, she tried to be awake so that she could still play around with me, but i think she just couldn't resist the temptation of the bolster, blue blanket, and her strawberry-flavored milk. Before she dropped herself onto the blanket, she was basically looking at me for quite some time without saying anything, but her eyes seemed to be heavy. And I was too busy on the net. I knew offering her some milk was the best way to make her close her eyes in an instant. It’s Sunday anyways in a few more hours, so there will be a lot of time for us both to spend time together.



            Read something about feeling embarrassed / ashamed. It is pretty interesting, and it gave me a “WOW” feeling. Then I kept saying to myself, oh yeah this is right, how come I've just realized it now.

            When was the last time I felt embarrassed?
            Answering this question, i could say when I had to greet parents and students with a short and simple Chinese phrase and that I also had to pose in front of the other employees, considering me as a newbie at that time.


            Why?

            Hello??! Hmm, because i was new there? Because I couldn't speak Chinese  Because i was not wearing my best outfit? Because i hadn’t been able to drop a few kilos so that my clothes would have fit me better? I am making up excuses now. Actually, I didn’t and still don’t know why I was even embarrassed of it. Nearly every teacher who couldn't speak the language as well but had to do the same thing.


            Can you mention other real situations when embarrassment struck you in the past.

            - Okay, i was a little embarrassed when my daughter refused to lend her toy to her cousin. -> it is natural for little kids, dont make it such a big deal.
            - I have been in a situation when I had to make a goodbye speech in front of my former colleagues, although I had been working with most of them for years. -> looks like it was a natural reaction of me being an introvert.
            - My brother bought my daughter lots of things a couple of weeks ago, for no reason. -> I felt I wasn’t a good parent since I wasn’t the one buying my daughter her needs.
            - I went to this restaurant and it took me a while to order something since i wanted to make sure it was something nice to eat and also that the cash money i had was enough :] -> I didn’t want people to see me as being unable to afford the meals.
            - Someone told me that I could’ve bought some better clothes for my daughter. -> I felt that my taste was horrible and that I was ‘poor’?
            And then that article listed a few actions or situations when the actual humiliating things occur without anyone realizing it, or wanting to care about it.


            Here are some.. 



            - You’re on an angkot (public transport), and then there’s this guy who takes out his pack of cigarettes and starts smoking. Sadly, everyone keeps silent.



            - Flying abroad taking the business class. However, before boarding some passengers are still busy using their modern gadgets. 



            - On the street driving your car, then you feel a bit hungry, so you grab some wafer. Afterwards, you open your car window and dispose the trash outside your car and onto the street.



            - Let’s say we go to a traditional market to buy some fruits. There, of course we can still bargain with the sellers. After reaching a deal on the price, and the fruits have all been placed in a plastic container, you say this to the seller “I’ll take two more as a bonus, thanks.” and walk away.



            - This happened to me months ago. I was lining up in a chemist wanting to pay for some stuff. At the same time, I was also busy looking after Kei my daughter who went here and there. For about ten seconds I didn’t pay attention to the person in front of me. When Kei was already with me, I looked forward and realized that the person a few centimeters before me was not the same person I had seen earlier. So I called “that man” and said to him directly, “Sorry sir, I don’t think you were in front of me before?” It was more like a questioning-judging tone. The guy didn’t say a word, he walked away from me and went straight to the end of the line.



            - A man, who had a good position in the government, was about to travel and on the plane before boarding he was still using his cell-phone, then an air stewardess noticed this and came to him to ask him to shut his phone off. He got upset and hit the flying attendant with a newspaper. This story became headlines for some time in Indonesia.



            There you go. 

            See ?
                  
            It has always made me happy when something I read or find out on the internet make me know more about things. And this is one of them :] 




            So when you feel you are doing the right thing, there is no need to feel ashamed about it. 

            Here’s a tip to know whether you're doing something not right. You should feel embarrassed when you do "that" thing and you don't want people to know about it.

            tmelania
            reade more... Résuméabuiyad

            LUBANG EKSTRA DI TELINGA (FISTULA PREARICULAR KONGENITAL)

            Hello (lagi) semuanya.

            Keliatan rajin banget saya naro postingan baru disini, setiap hari ada aja yang ditulis. Kebetulan, saya lagi dapat ide, enaknya ya dibagikan, dan kebetulan lagi memang nyata kejadian sama saya. Mudah''an berguna..

            Percaya gak kalau saya bilang bahwa ada dua lubang di telinga kiri saya? Untuk para dokter spesialis THT apalagi, pasti sudah tidak asing, tapi kalau yang awam, mungkin bakal berpikir kalau saya termasuk orang aneh. Namun, memang kenyataannya begini. Berhubung saya berhijab, tidak mungkin saya posting foto telinga kiri saya untuk jadi buktinya. Selain alasan, diatas, saya juga sedikit nggak pede kalau memang harus menunjukkan kuping saya yang nggak sempurna ini. Tambahan lubang telinga ini letaknya tersembunyi, ada tepat di belakang cuping telinga kiri bagian atas. Dari kejauhan nggak kentara, tapi kalau dilihat dari dekat, terlihat seperti lubang kecil berongga. Lubang ini bukannya buntu, justru salurannya terus memanjang tersambung ke tenggorokan dan mulut. Seperti layaknya dua lubang telinga manusia biasanya.
            Kenapa bisa ada dua lubang? Yang satu, semua manusia pasti punya, tapi yang satunya lagi itu apa?

            Pertama2, ada baiknya supaya semua tahu dulu kondisi seperti ini disebut apa. Kelainan seperti ini disebut fistel atau fistula prearikular kongenital. 
            fistel yang ini tertutup walaupun terlihat bekasnya


            fistel ini tertutup sempurna, terlihat titiknya di bagian luar cuping telinga atas.


            Kalau fistel di telinga saya, lubangnya di bagian dalam cuping atas. 

            Kondisi ini lahiriah, setiap bayi baru lahir biasanya memiliki ini, namun seiring bertambahnya umur bayi, lubang ini seharusnya menutup terus dan akhirnya akan menjadi seperti satu titik kecil seukuran ujung pensil di kulit, misalnya di salah satu cuping telinga atau di bawah salah satu mata atau di hidung. Nah buat saya, memang aneh karena fistelnya tidak menutup dengan sempurna.

            Si fistel ini sebenarnya tidak mengganggu, tapi kalau lagi kemasukan debu akan menyebabkan rasa gatal. dan kadang kalo saya bersihkan atau tekan-tekan, akan mengeluarkan kotoran (sekret), yang teksturnya lebih sering agak cair, ya karena memang lubang ini bersaluran seperti layaknya telinga pada umumnya bisa mengeluarkan sekret.

            Untuk saya pribadi, si fistel ini sempet memberi saya masalah besar. Dua kali, namun amat menyakitkan. Sebabnya ya karena kotoran yang tersumbat dan menyebabkan infeksi di dalam.

            Yang pertama kali, saya masih kuliah saat itu, entah karena apa awalnya setiap kali sujud dalam solat kepala saya seperti ditiban dan berat dan nyeri. Saya ngga mengerti banget waktu itu, toh sakit kepala juga tidak dan kenapa nyerinya hanya datang saat posisi kepala saya lebih rendah dari badan. Saya cuek saja dan berusaha sujud secepat mungkin setiap solat. Setelah tiga harian kalau nggak salah, pipi kiri saya perlahan mulai bengkak, menjulur hingga ke pangkal leher. Setelah diskusi dengan mama waktu itu, akhirnya kita memutuskan untuk ke RS Sumber Waras yang terletak di Grogol, dekat ITC Rocy Mas sekarang. Sampai di bagian THT,telinga kiri saya langsung dicek, dan saya harus langsung dioperasi minor. Kok operasi? Pakai bius2 segala dong, dan saya harus diopname. Itu bayangan saya. 

            Alhamdulillah ternyata tidak. Saya cuma harus menjalani bius lokal dan dioperasi kecil saat itu. Kurang dari satu jam setelah nyokap melakukan pembayaran, saya masuk ke satu ruangan, tirai lalu ditutup, dan salah satu suster minta saya berbaring. Dia bilang saya akan dibius lokal sebentar, yang saya inget mata saya udah mulai ngembeng, mo nangis, karena nyokap nggak boleh masuk ke ruangan untuk megangin saya. Lalu, setelah bius lokal, di telinga kiri atas saya yang terasa hanya semburan air dingiiiiiiiiin luar biasa, dan si dokter kasih tahu kalau dia akan memasukkan sejenis pipa penyedot ke lubang ekstra itu. Saya masih ingat benar bunyi “sing....sing...siiiing..” kaya vacuum cleaner nyedot debu deh.

            Saya yang super parno bisanya teriak teriak sambil meraung'', padahal sakit juga nggak hehehe. Proses sedot menyedot itu kurang lebih 15 menit, setelahnya kuping kiri saya diperban gede, jadi rambut saya harus digerai aja gitu biar gak keliatan dengan jelas. Abis itu, si dokter nunjukkin satu kontainer plastik kecil, isinya absea yang sudah disedot dari lubang itu. Nanah dan darah. Maaf ya, tapi emang begitu nyatanya. Ternyata lubang telinga saya itu infeksi, karena saya sering bersihin, terlalu dalam dan akhirnya ada yang luka dan luka itu terkena debu kotoran dari luar, jadi infeksi.
            Sesampainya di rumah, saya langsung mencoba untuk berlama2 sujud saat solat, dan nggak sakit sama sekali sodara2. :]

            Terusss.. langsung ke kisah serupa yang kedua ya bow.
            Kejadiannya maret tahun ini. 
            Berawal dari cenut'' di cuping telinga kiri bagian tengah. Lalu, mirip dengan yang sebelumnya, sujud itu menyiksa sakitnya. Saya udah feeling kayaknya karena si lubang berlebih ini nih. Tapi saya cuek aja, karena saat itu saya sibuk sama kerjaan baru. Makin hari cuping kuping tengah saya makin besar, makin merah, makin nyeri, setiap tidur malam itu siksaan yang naudzubillah min dzalik. Hingga akhirnya saya memberanikan diri untuk cuti setengah hari dari kantor saat itu, saya mampir ke RS Permata Hijau, langsung ke Spesialis THT. Setelah dicek, si dokter langsung engeh pas lihat lubang ekstra ini, dia bilang oh ini namanya fistel.
            Saking saya udah ngga tahan banget dengan nyerinya itu, saya minta pak dokter untuk langsung dibelek aja deh bengkaknya, biar semua nanahnya itu keluar dan saya ngga perlu berjibaku dengan tangisan rasa sakit itu lagi. Dia menolak, karena bengkaknya belum mateng, berbahaya dan riskan kalau memaksakan dibelah, karena takutnya yang keluar justru darah dan potensi bengkaknya untuk kempes kecil. Akhirnya saya pulang hanya dengan beberapa macam obat penghilang sakit dan pengempes bengkak, dokter itu minta saya datang 3 hari kemudian saat bengkaknya matang, jadi bisa dibelek aja gitu.

            Besok malamnya, saya kekeuh cari spesialis THT lain dan lokais terdekat di GMM Meruya. Malem itu dokternya telat banget, saya udah pingin memaki rasanya. Pas dia dateng, saya langsung minta disuntik dan disedot aja bengkaknya. Dia menolak, karena ya itu bengkak banget. Trus dia jelasin lagi kalo untuk kasus kayak saya itu hanya ada dua jalan, yang pertama ya setiap kali infeksi harus disedot keluar ekses nanahnya, dan pilihan kedua adalah operasi besar. Lho? Saya bingung, karena spesialis pertama sama sekali tidak menyebut opsi operasi. Dan yang bikin saya takut juga, dokter itu bilang kalo mau dibelek saat itu, sama sekali tidak dibius. Karena ya ngga ada obat biusnya. Sedih. Akhirnya saya pulang dengan tangan hampa dan kesedihan amat sangat. 

            Malem yang sama, bener2 diuji daya tahan dan kesabaran saya. Kei demam, saya masuk angin dan buang air terus, ditambah dengan telinga nyeri itu. 
            Paginya, saya hanya terus mengoleskan balsem ke telinga saya, karena saya pikir kalo panas banget rasa sakit nyeri itu ngga akan terlalu terasa :’]

            Sorenya nyokap menyarankan supaya saya pakai Rivanol dengan kapas. Ditempel aja terus ke kuping yang bengkak. Eh ngga disangka, setengah jam kemudian, tiba2 saya merasa ada aliran hangat turun ke leher saya..dan amis. Ternyata bengkaknya pecah sendiri, tanpa rasa sakit, dan nanahnya keluar dengan sendirinya. Melihat ini, saya bahagia sekali........ terus aja saya tambah rivanol dengan kapas sebasah2nya, saya tempel dan tekan2 ke kuping saya..terus2an, semakin banyak nanah yang keluar saya semakin intense ;] kaya orgasme kali ya, hehehe ngebayangin gatel yang digaruk sampai puas gitu.

            Karena gak puas, besoknya saya ke dokter yang di Permata Hijau. Tindakan yang dilakukan adalah, bekas bengkaknya disuntik dan disedot sampai darahnya keluar, artinya sudah bersih. Setelah itu, saya pulang dengan muka berseri2 kaya abis dapet hadiah mobil, hehehe.. Saya pun sempat menanyakan perihal operasi untuk  fistel ini. Dia menyarankan untuk tidak operasi, karena kemungkinan suksesnya itu amat kecil. Operasi yang dilakukan-pun merupakan operasi besar dan amat sulit mengingat panjangnya saluran fistel dan berkelok-kelok di dalam rongga telinga. Jaid lebih baik mencegah saja sebelum infeksi terjadi lagi. Dokter itu juga tidak melarang, dengan asumsi bahwa kejadian yang sama ngga mungkin nggak terulang lagi.

            Jadi intinya, saya harus bersih menghadapi si lubang ekstra ini, malahan ngga boleh diubek'', jangan iseng bersihin kalo memang ngga gatal. Itu aja sih pesan dokternya.
            Saran saya, kalau googling gambar fistel prearicular kongenital, harus siap dengan gambar'' yang agak mengerikan, karena ada beberapa justru gambar fistel yang dibongkar, jadi terlihat saluran dalamnya, dan ada yang penuh darah.
            tmelania

            reade more... Résuméabuiyad

            KISAH NYATA “GELEGEPAN”

            Assalamualaikum (Peace be with you...)

            Halo ibu2, bapak2, semua yang ada di depan komputer (nyanyi ala inul daratista).
            Pernah denger yang disebut “gelegepan” belum semuanya?
            Saya aja baru denger beberapa hari lalu, itu juga karena ade sepupu saya yang ngomong. Tapi sayangnya dan o’onnya saya, saya gak tanyain maksudnya gelegepan itu apa. Tapi, kalo saya sendiri tidak menganggap itu cuma sebuah gelegepan (no matter what it means).

            Jadi ceritanya begini buibu,
            Beberapa malam lalu, saya habis curhat sama Sang Khalik nih, abis subuh saya mutusin untuk balik tidur aja, karena kantuknya luar biasa. Padahal bagusnya sih nungguin ceramahnya ustadz Maulana sama Mamah Dedeh ya. Hehehe. Oke langsung aja. Sekitar habis subuh itu, gak lama saya ketiduran. Nah entah berapa lama, mungkin 10-15 menit, saya merasakan aneh aja. Mulai dari dua ujung jari saya yang saya kekep di dalem selimut terus sampe dada itu rasanya hangat2 panas gitu. Teruuuus, saya ngerasa aneh di sebelah kiri badan saya. Biasanya saya tidur mengahadap kanan (kiblat), kei anak saya juga ada di sebelah kanan saya. Nah, pas terbangun tadi, kayaknya dua mata saya antara nggak bisa melek atau nggak mau melek dan mulut saya ngga bisa kebuka untuk ngomong. Dan lagi, hawa panas dari sebelah kiri badan saya itu makin terasa memberatkan badan saya.

            Alhamdulillah saya langsung inget untuk istighfar, entah darimana datangnya ide itu, pokoknya dalam hati saya ngerasa kalau saya harus menyebut nama Allah. Sayangnya mulut saya ngga mau kebuka sedikitpun. Saya inget kalo saya bisa mengucap Tahmid (La ilaa ha Ilallah) tanpa harus membuka mulut saya. Itungan detik deh, saya langsung menggerakkan gigi depan atas dan bawah saya dan ngucap dalam mulut Laa Ilaa ha Ilallah... sama sekali nggak bersuara. Anehnya, di akhir kalimat itu, tiba2 mulai dari lengan kanan saya terasa ada hembusan hawa panas yang terus mengalir ke sebelah kiri badan saya, seakan-akan hawa panas itu tertarik keluar dari badan saya. Makin kuat saya berusaha mengucap kalimat tahmid itu, hawa panas itu ilang! Tapi saya masih belum mau nengok ke kanan. Akhirnya dengan mata tertutup, saya ngucap hampir seperti teriak2 kali yeee.. Saya dzikir beberapa kali, lalu dilanjutin sama Ayat Kursi 3x, dan baca surat An-Nas, Al Falaq, sama Al Ikhlas. Selesai itu saya balik ke kalimat Tahmid lagi beberapa kali.

            Dan Alhamdulillah, mata saya buka dan saya memberanikan diri nengok ke kiri. Nggak ada apapun. Hawa panas dan berat itu hilang. Saya liat jam, baru jam 5.15 pagi kalo nggak salah. Begitu aja. Pengalaman aneh gelegepan saya yang pertama kali.


            Masih nggak tahu itu kejadian sebenernya apaan. Mama saya bilang mungkin itu pertanda Stroke. Hah, stroke? Emang nyambung? Tapi jadi bikin parno sih, soalnya almarhum papa gw meninggal pun dulu karena kena serangan stroke. Makanya mama saya paling takut itu nurun ke saya dan adek. Wallahu’alam itu apa, namun yang pasti memang saya lupa berdoa sebelum kembali tidur saat itu dan bikin saya makin yakin untuk berdoa dulu sebelum ngelakuin apapun :]
            reade more... Résuméabuiyad

            AN OPTIMIST. NOT A PESSIMIST.

            Here's a picture I found the other day in one of the books Kei often uses to make scratches. Initially there seemed to be nothing odd about it. But then i stared at these three pictures showing Mom, Dad, and some kid called Ari. I cant recall who I was referring to at that time. 

            There is something fishy and similar from these three images. They look kind of scary, don't they? I asked my cousin whether it was really me who made them by myself? She said it wasn't her. It couldn't have been my daughter either, so it must have been me.


            Not only are they scary, there is also a glimpse of implicit sadness on their faces. Why on earth did I draw people with such emotion and show them to Kei? Bizarre.


            Was I feeling emotional? Was i angry? I dont think so.

            If you see these images' eyes, there are dark marks around them. As if these marks were blood?! What the peep. Oh my oh my.
            I do hope it is not some kind of anger I put into pictures. :]





            tmelania



            reade more... Résuméabuiyad

            COMMON MISTAKES PEOPLE MAKE IN ENGLISH


            Assalamualaikum (Peace be with you)
            How you doing? ---> Joey's accent (FRIENDS TV SERIES, played by Matt LeBlanc) --> Common mistake. It is supposed to be How are you doing.


            Well morning fellows.

            I have been doing this whole translation thing-y since five this morning. Kei is still asleep. She woke up for a while but then I instantly went to her to make sure she went to bed again because i am afraid i wouldnt be able to continue working when she's awake. She always wants to type when she sees me browse the internet :)


            Thank goodness we have google and spelling checkers now. 

            What would we do without them? 
            I make mistakes. I admit it. and it itches when I realize it. I always fear someone else will find it out before I manage to correct it. and kind of embarasses me.
            The thing is, I have not been conversing (orally) in English for probably nearly 3 months now. We all know what eventually happens if a language isn't used? it dies. Yep, i am so frustrated now. It is so much different when you write and when you speak a language. you hear yourseld pronunciate the words you directly think of which grammar form to be used. but when you write it doesnt really matter. since we have the spelling checker :) we can still go and edit our document in the end.


            I have noticed this type of error a lot of times. Concentrate on the word "People". People is the plural form is person, so it needn't any ending -s anymore. Same with children, they can never be used as peoples or childrens unless we're talking about possessions, such as the children's books are left in the class or politicians don't really give a damn about small people's lives.




            As for the second image, normally when it is spoken it has no error. When it is written like this, i am sure anyone would be able to tell it. "Their" is supposed to be "they're" as a contracted form of they're. Their is used to talk about possessions or belongings. :)



            Beird? honestly I have no clue of what it is. But to be sure, it is spelled "BEARD". There must have been an instant drowsiness happening to this man while he was posting his status. hahha. No big deal on facebook. It'll be one when it is a part of your paper at school :]

            Seriously, "on this area" ? "In this area" is much better and more correct. :] It is called the prepositions of place. here's why

            Ahahaha seems like his girlfriend is scolding him for grammar errors. Firstly, TELLED does not exist. Tell has a Past form of TOLD. since it must have happened in the past then we need to use simple past verbs (to be sure, use the method of parallelism -> heard, failed. 
            There are two kinds of simple past verbs in English; the regular ones and the irregular ones. TELL/TOLD belong to the latter. this is a list of irregular verbs


            Second mistake, DISPOSSIBLE. I am positive what he is trying to say is NOT POSSIBLE. To be using a Prefix with the word Possible, the Prefix IM is most appropriate. IMPOSSIBLE. that's it.



            The Word TOMORROW. Many mistake its spelling, whether to put double M or double R. 

            ouch this kind of error hurts more
            :p


            Sheet not Shit. We cover our beds with bedsheets. Puppies cover our beds with their shits. hahaha.


            Now I am confused if this guy actually wanted to put the word handsome or awesome or a combination of both. 



            Here are the errors seen on TV or read on paper. 

            Destroyed. Too bad the paper was already out to public. Just heartbreaking.

            This one made by a News Channel MetroTV years ago. When Osama bin Laden was found dead, here was how the caption of the news like. 

            it was Osama who was found dead. Poor news anchor.





            Nobody's perfect. I am one of them. We'll just have to learn and learn :]
            Wish you all a great day, stay healthy and happy...

            tmelania


            reade more... Résuméabuiyad

            PESAKITAN SEKSUAL (PART 2) - EKSHIBISIONIST

            Ekshibisionis, seseorang yang dikategorikan sebagai ornag yang punya kelainan mental/seksual dengan cara memamerkan alat kelaminnya dengan sengaja di depan lawan jenisnya. Kebanyakan sih memang kaum pria yang punya “hobi” aneh begini.
            Di post gw sebelumnya pesakitan seksual gw juga ngomongin hal yang sama. Kenapa sekarang gw merasa mau ngomongin ini lagi? Karena kemaren sore gw hampir aja kena dikerjain sama pria beginian.


            Jadi gw tuh baru pulang dari tempat tante di daerah ciledug untuk arisa, bareng nyokap dan Kei. Naik angkot entah nomor berapa yang hijau-kuning arah Pondok Kacang, tapi kita ambil ke arah pojok. Nah, karena kebetulan angkot kita rada penuh, gw duduk di pintu dan kei sama nyokap gw di pojok deket jendela. Ga sampe semenit, angkotnya berhenti dan gw dengan sekelibat nengok ke seorang pria 30an tahun yang mau naik. Nah, yang gw langsung sigap adalah tangan kanannya memegang (maaf) kelaminnya, dan tangan kiri mengangkat ujung bawah kemejanya sedikit supaya terlihat secara ga sadar sama perempuan-perempuan sekitarnya.


            Gw udah ambil posisi berdiri, tapi dengan refleks gw mundur masih dengan posisi rada membungkuk, gw nengok ke itu laki-laki, gw teriak sekencang-kencangnya, “ Keluar gak Lo, mao apa lo? Keluar!! Jangan masuk!”
            Sontak, suara gw bercampur antara panik, marah, dan takut sebenarnya, tapi gw amat sangat muak sama orang-orang penyakitan seperti itu.
            Tuh orang masih sempat nanya, “Kenapa sih?”
            Gw ngga mau kalah gw teriakin terus sampe akhirnya dia ngga jadi naik.


            Supir angkot langsung jalan ngebut. Ga berapa meter berhenti dan nanya ke gw, “Kenapa bu?”

            Gw ceritain semua yang gw lihat.
            Masih ngos-ngosan karena marah. Gw baru sadar bahwa isi angkot itu hampir penuh dengan Cuma satu lelaki bapak-bapak yang  membelakangi pintu, jadi dia ngga lihat.
            Nyokap gw kaget, dan semua memang gak ada yang lihat, karena badan lelaki itu kan tertutup sama badan gw yang lagi ngomel-ngomel.


            Gw akhirnya cerita kalo orang kaya begitu banyak. Misal, di bus/busway/patas/metromini/kopaja yang penuh, mereka akan deketin perempuan yang lagi berdiri, terus didempetin dari belakang sambil (maaf) menggesekkan kelaminnya. Ini sering sekali kejadian. Bahkan ada yang sampai baju bagian belakangnya udah tersiram (maaf) sperma si lelaki sakit jiwa itu.

            Ada juga yang duduk di pojokan angkot, sambil membuka restleting celananya dan pura-pura santai, sambil memamerkan asetnya itu. Ada juga yang kalo angkot sepi mereka dengan beraninya langsung “bereksplorasi” sendiri sambil senyum-senyum ke perempuan2 yang ngga sadar tiba-tiba melihatnya.


            Kejadian nyata, gw dikerjain sama orang yang sama dengan baju beda-beda 3-4x. Kali kedua gw udah menyiapkan semprotan cabe+merica plus stik kayu yang selalu gw taro di tas gw. Pernah gw liat orang itu mo deketin gw terus deketin perempuan lain yg lagi berdiri di pintu metromini 85, gw keluarin stik kayu itu dan ngancem tuh orang. Kali lain, dia pake batik deketin gw, dan gw teriak aja di bis,  “Jauh-jauh gak lo? Mo ngapain?”



            Nah orang-orang kayak gini memang nyata. Mereka biasanya rapi, sopan, pakainnya bersih, dan salah satu tangannya selalu di bagian dalam baju atau celananya. Yah antara copet atau ekshibisionit sih, hehehe.



            Tips untuk perempuan yang hampir atau merasa dilecehkan seperti ini, adalah :


            1. Langsung tengok, lihat kebawah. Kalo memang anda dilecehkan, langsung teriak, “Ngapain lo deket2. Ngapain menggesekkan kelaminlo ke gw?”
            Kenapa teriak? Supaya para cewek lain di bis yang sama engeh dan bisa menghafal wajah si pelaku dan sigap lain kali mereka naik bis.
            2. Lihat itu orang dan bandingkan “kelaminnya” 
            Bilang aja, kecil banget lah, inilah itulah. Yang begini bisa bikin mereka jiper, malu, dan kabur.
            3. Jangan panik. Jangan teriak takut. 
            Mereka akan semakin terangsang kalo denger kita teriak takut atau jijik.
            4. Kalau perlu, anda ancam pake sepatu kek, atau kalo udah keterlaluan, getok aja asetnya sama apapun benda yang kita pegang.
            Jujur, gw maunya lagi megang pisau, dan langsung mengebiri aset orang-orang sinting begini.

            reade more... Résuméabuiyad

            Curhat Colongan

            Jadi..
            kemarin itu kan Lebaran, gak jauh beda kaya biasa sih. 
            Ke rumah mama tini untuk ngumpul, karena semuanya (sebagian besar) kesana.
            Minta maaf. Makan. ngobrol.
            Minta maafnya tahun ini lebih terasa, karena gw semakin kesini semakin takut dosa.
            Semakin kesinipun, gw jadi semakin cinta sama Allah, semakin cinta sama Rasul.
            Makin takut sm Pencipta gw. Semakin sadar bahwa di dunia ini cuma transit, numpang sebentar.
            Nanti setelah roh gw diangkat, barulah ketemu dengan "hidup" yang permanen :-)
            Jadi..hehehe, ngulang lagi.
            Kemaren tuh habis silaturahmi, kita jalan-jalan, kemana lagi kalo bukan ke mall.
            Keluarga inti gw plus tante dan sepupu gw doang sih.
            Nah, pas sampe di food court mall itu tuh, kita leha-leha dulu, secara tumit kaki kiri gw lecet, karena pake sepatu baru yang kekecilan (ga ada nomor kaki gw, tapi warnanya paling okeh, abis dapet rejeki mendaak, Alhamdulillah). 
            Adek dan ipar gw mo cari kado dulu tuh, akhirnya gw dan adek sepupu gw nyari cemilan dulu deh.
            Sampelah kita ke sebuah resto snack kecil, namanya Shihlin kalo ndak salah.
            Kebanyakan abege lagi pada hang out dan ngemil ngemil kecil gitu.
            Cuma ada dua bangku tersisa ceritanya nih, berhubung gw udah bayar dan pesanan belum jadi, akhirnya gw dengan pedenya deketin satu meja yang cuma ditempatin sama satu ibu-ibu sendirian, dua kursi sisanya kosong.
            Gw deketin, dan gw bilang.. "Maaf permisi Bu.. boleh saya pinjam bangkunya sebentar?"
            Diam. hening, ga ada jawaban.
            Dia sibuk bebean dan androidan kayanya.
            Gw tegor dua kali lagi, "Maaf bu, boleh saya duduk disini?"
            Diam lagi. Hening juga.
            Gw berasa para abege di sekitaran tuh denger gw ngomong dan mereka pun juga engeh kalo gw dicuekin.
            Hati gw rasanya rada malu. tapi gw pikir, siapa juga elo pada.
            Gw ga minta makan dari mereka semua toh, rejeki gw dari Allah.
            Akhirnya dengan sigap, gw langsung tarik aja tuh satu bangku, gw duduk pas di depan tuh ibu-ibu.
            Bodo deh, dia engeh apa ngga.
            Gw tawarin ade sepupu gw untuk duduk, dia nggak mau.
            Ehh ngga ada lima menit itu ibu nelpon orang, pake bahasa indonesia yg rada medok.
            Awalnya gw pikir dia bule kali ya, makanya ngga ngerti gw tegor, hehhee.
            Tapi ya sudahlah, gw duduk disitu lima belas menitan kurang lebih sampe temen si ibu itu dateng dan duduk di tengah-tengah si ibu dan gw, hehhee..
            Peduli lah. Saya juga konsumen kok, hehehhee..


            Tmelania

            reade more... Résuméabuiyad

            Pindang Bandeng Membawa Sial

            Rabu sore pas sampe rumah nyokap mau jemput kei, anak gw masih bobo, jadi gw bilang ke mama kalo gw pulang dan mandi dulu. Sejam kemudian gw balik ke rumah nyokap, anak gw udah panas tinggi. Padahal jam setengah empat kurang pas gw telpon dia masih baek-baek aja. 
            Akhirnya gw bawa pulang, kasih makan, dan kasih parcet deh biar demamnya turun. Yang anehnya lagi, nafsu makannya juga jauh berkurang. Dua sendok bubur aja dilepehin. Akhirnya gw paksa dia deh (agak nyesel sebenernya). Gak lama kei muntah semuntah-muntahnya. Ada jelly segala. Mungkin cemilan siangnya kali.
            Pas mau gantiin pampersnya, baru engeh kalo tinggal satu, akhirnya gw putusin untuk ke mini market dululah, sementara kei maen sm auntynya. Di minimarket, badan gw biasa aja. Sempet mampir ke rumah nyokap untuk kasih obat masuk angin nyokap juga. eh 10 menit kemudian saat udah di rumah, tiba-tiba ulu hati gw nyeri luar biasa. Dan mendadak sakit perut. Gw pikir maag dong, gw langsung minum promag aja deh.
            Sebelum tidur, gw susuin kei sebanyak mungkin. Secara kei ga makan seharian, muntah pula. Dia tidur cepet banget. Sayangnya nyeri ulu hati gw gak ilang ilang, kalo bisa diibaratkan mungkin kaya lg diinduksi kali yah. Bedanya nyerinya pas dibawah dada bagian tengah, dan terasa bagaikan dipelintir. Mau teriak gw takut kei kebangun, akhirnya gw tahan. Beberapa kali terbangun karna mules dan diare. Sedihnya, setiap gw ke toilet, kei pasti kebangun aja. Nangis, manggilin mamanya. Sedih dan dilematis. Semaleman, gw berjibaku dengan nyeri ini dan usaha untuk slalu menenangkan kei.
            Besok paginya gw putusin minum teh manis panas yg banyak. Kei juga masih menolak makanan, padahal bubur oat yg gw bikin ekstra lembut :'(
            Dia cuma mau susu, dan susu, dan susu. Minum aja kayanya sakit. Dan baru sadar gw, dia terus megangin mulutnya. Dicek, kalo gw liat sih gak ada yg aneh. Apa mungkin sariawan? Atau dia mau tumbuh gigi baru lagi?
            Kemaren di rumah nyokap setelah diskusi beberapa lama. Ngeliat bahwa sepupu gw juga demam, mual muntah, kaya nyokap. Akhirnya gw dan nyokap berpendapat bahwa pindang bandeng yang kita makan dua hari lalulah penyebabnya.
            Kenapa pindang bandeng? 
            Nyokap ceritalah. Dia beli itu di tukang sayur dalam keadaan dingin (artinya sudah masuk freezer). Sampe di rumah, sama nyokap gak langsung diolah, tapi dibersihkan dan dimasukin freezer lagi. 
            Padahal nyokap sendiri bilang, memang gak boleh beli ikan atau daging atau ayam yg udah difreezer dibersihin trus dimasukin freezer lagi dan beberapa hari kemudian baru diolah dan dimakan. Jadi kesimpulan kita adalah: KERACUNAN BANDENG.
            Pertama kali ya mengalami hal kaya begini. Gak lagi-lagi.
            Trus apa mungkin kei juga demam karna bandeng sial itu? Soalnya kei memang makan juga. Tapi kenapa dia megangin mulutnya dan terus bilang sakit mama sakit mama. :'( Sedih.
            Tadi sebelum berangkat kerja kei cuma mau susu kotak coklat katanya. Dia ke rumah omanya dianter aunty utinya. Badannya masih anget gimana gitu. Oiya lupa bilang, kalo seharian kemaren gw kasih dia gripe water, yg bagus untuk nyeri bakal tumbuh gigi atau kembung pada anak. Gw berharap sih memang kei tumbuh gigi baru ya, bukan penyakit. 
            Kalo  nanti malem atau besok masih juga panas dan semakin rewel, mungkin gw bawa ke dokter wardah deh. Biar jelas apa dan kenapa dan bagaimana solusinya :)

            Tmelania
            reade more... Résuméabuiyad

            Been a while

            Ouch, i have been too busy with stuff until i couldntt find myself any time to write a post.
            yep, my daughter turne a year last april, and yes she has got bigger too soon too fast. whenever i look at her baby pictures my mind always wishes she can be that small again. ah well i am exaggerating. i am over-reacting. hahaha. She can now say papa, she was able to say mama a few months ago, but now she rarely utters it. i am jealous of her dad :'( but it is okay, i spend more time with her than she does with her dad so that is fair enough.
            i am currently teaching this one class with young kids in it. hilarious at times, tiring at others, but today i was a bit upset because of the argument they had, it took me an extra ten minutes to finish off an activity. but what was more is i felt sorry for one of them because he unconsciously said that he was living with his maids, since his parents are not in Jakarta. oh my, poor boy. he must be very lonely. how could it be that lots of parents nowadays take too much attention on their carreer instead of spending time with their children. i have promised myself even before kei was born that i would be home more often than be at work.
            Oh yeah the other day i saw this one video of a Malay mother who physically abused her 10 month daughter. i burst into tears. i wish i could save that baby girl from her horrible mother. i wish i could just slap that mother*ucker woman. Really i went in rage watching the video. Days after days i kept browsing for information   regarding futher news on it, and i found out that the mother had been put in jail, eventhough it is too bad that she was only sentenced for 18 months of jail. the baby girl is in the government's care, and the latest news is that she has been adopted by a family there. i wish the baby health and happiness throughout her life. Ameen..
            reade more... Résuméabuiyad

            tampilan luar ga selalu mencerminkan iman seseorang

            Panas telinga ini, gerah rasanya leher ini, tangan agak gemas, rasanya ada rasa ingin marah dam teriak. Heran, dijaman sekarang kok masih saja ada orang-orang yang mengatasnamakan agama, mengucap nama Tuhan, berkata bahwa perbuatan orang lain itu haram, dilarang, zina, dan bla bla bla lainnya.
            Hey, gak perlulah saya menutup aurat saya hanya untuk membuktikan bahwa saya mengerjakan shalat lima waktu atau berpuasa wajib dan sunnah, gak perlulah saya berkoar-koar bahwa saya membaca kitab suci setiap malam setelah beribadah, gak perlulah saya memakai simbol-simbol tertentu biar orang tahu betapa saya rajin mengumpulkan pahala. Gak perlu saya kasih tau kamu kalo saya berbuat baik atau sudah beramal, toh pada akhirnya pahala kita hangus kan. Apa kita lupa dengan video siswi berjilbab berbuat mesum yang memposting dirinya sendiri sama pacarnya sedang berhubungan badan di jawa timur, apa kita ga ingat dengan seorang pendeta yang memukuli istrinya habis-habisan? Atau seorang ahli agama yang memperkosa dan mencabuli anak-anak didiknya. Atau sekumpulan lelaki bersorban mengatasnamakan agama tapi lalu bisa dengan mudahnya melukai seorang ibu yang hanya berjualan rokok? Atau kejadian di Afghanistan saat seorang wanita korban perkosaan justru harus dihukum mati? Seriuslah, simbol luar ga mencerminkan kita yang didalam.
            Apa sih untungnya buat kita menghakimi orang lain di jalan-jalan, apa baiknya buat kita jadi terkenal, masuk televisi, ditonton jutaan orang kalau yang diperlihatkan adalah adegan memaki, memukul, menendang, mencaci orang lain yang KITA ANGGAP berpotensi merusak akidah kita.
            Justru kalian yang mengaku beriman tapi bertingkah kaya binatang, malah merusak nama agama. Ga perlulah teriak jihad. Karna setau saya jihad itu pantas dilakukan kalau memang kita dipojokkan, kalau memang kita dalam bahaya, kalau kita terancam. Sekarang baru saya mengerti kenapa John Lennon buat lagu imagine dengan lirik "if there was no religion"
            Saya bukan seorang agamis, dan untungnya saya dikelilingi orang-orang berbeda keyakinan, alhamdulillah cara pandang menjadi demokrat tapi tidak liberal. Jujur ada rasa takut kalo memang saya belum mengerjakan kewajiban saya sebagai manusia yang mengakui adanya Tuhan. Tapi jujur juga, saya malu semalu-malunya kalo harus lihat televisi menampilkan adegan barbar atas nama perbaikan akidah dan agama.
            Saya memaklumi kok mereka yang beda keyakinan dengan saya. Ngga berarti harus saling men-judge dong.
            Berkacalah didepan cermin.
            reade more... Résuméabuiyad

            Telinga Bengkaknya Kei

            Kemaren saya sampe rumah sekitar jam setengah tujuh kurang, ekspektasi yang ada dalam otak itu adalah kupingnya Kei udah kempes lah. Ternyata setelah sampe, saya liat kupingnya Kei malah ga begitu berbentuk kuping lagi, paniklah saya.
            Mana maghrib, jadi berasa harus shalat dulu deh. Sayangnya suami gw saat itu belom pulang jadinya gw minta temenin sama adek gw. Alhamdulillah :)
            Kita memutuskan untuk cari klinik dokter anak yang deket rumah, akhirnya kita ke meruya berharap bahwa memang ada disitu, karna lupa-lupa inget saya pernah lihat ada tulisan bisa imunisasi gitu.
            Eeehh pas sampe, ternyata itu klinik untuk dokter umum. Tapi ya gapapalah, si dokter bapak bapak umur 40an gitu. Ramah juga menurut saya. Saat di ruang periksa, Kei udah kelihatan agak ceria, agak murung diem kaya sebelumnya. Setelah pemeriksaan beberapa menit, pak dokter bilang kalo bengkaknya itu karna serangga, bener dugaan saya sebelumnya. Kalo alergi harusnya itu bengkak di sekujur badan. Pak dokter resepin krim dan puyer, manjur lho itu krim. Namun jujur sampe saat inipun saya gak kasih itu puyer karna saya belom mau ngasih Kei obat kalo belum dirasa perlu.
            Alhamdulillah Kei jauh mendingan kupingnya :-) http://www.emocutez.com
            reade more... Résuméabuiyad

            Sakit :'(

            Hari ini gw mulai masuk kerja lgi setelah kurang lebih seminggu liburan. Walaupun gw ngga merayakan natal, tapi kan keluarga suami maksudnya ibu dan adik-adiknya ngerayain jadi gw juga ngerasain sedikit semangat natalnya, hahhaa.. OOT banget gak sih.
            Sebenernya dari Jumat lalu, Kei agak diare, dia mulai pup dengan tekstur yang cair-cair, jadi agak kuatir. Kelihatan sih sebenernya dia agak anget dan gak ceria kaya biasanya, tapi gw berusaha positive thinking aja, kasih dia nenen ASI sebanyak mungkin biar efek angetnya dia menghilang pelan-pelan, secara gw gak mau kasih dia obat. Mamamnya pisang dulu, berharap itu diare rada padet gitu lho. Baikan sih, sepertinya. :"( http://www.emocutez.com
            
            kei sayang gi atit :''(
             Nah, tadi pagi ini. Kan gw, suami dan Kei lagi nginep di rumah mertua di tebet. Tadi pagi, telinga kanannya merah luar biasa. Bengkak pula. Awalnya gw pikir, mungkin posisi tidurnya menyebabkan itu kuping kegencet dalam waktu lama jadi begitu. Tapi sayangnya sekitar satu jam setelahnya malah makin bengkak. 
            Sepertinya itu digigit semut atau semacam serangga mini gitu. Kupingnya gak berbentuk kuping lagi, :'( Suami dan mertua minta gw bawa Kei ke dokter, tapi gw pikir coba dulu pake minyak telon dan diusap-usap mungkin akan mendingan. Sedih sekali liat Kei kaya gitu, ini baru pertama kalinya liat Kei rada sakit. Rasanya gimana gitu yah. Gak kebayang perasaan ibu-ibu yang anaknya harus diinfus atau dioperasi, duh ga kebayang sedihnya..Rasanya dalem hati tuh, Ya Tuhan tolong pindahin sakitnya dia ke saya aja. Saya kan udah gede, bisa tahan rasa sakitnya.
            Pas siangnya balik ke rumah, nyokap gw bilang kei agak sumeng. Agak anget dan sama sekali ga haha hihi seperti biasanya. Akhirnya langsung dikasih mamam bubur, ngga dikasih susu atau sayur dan  buah dulu biar diarenya ga berlanjut dulu.. We'll see later deh. Tadi sebelum gw berangkat kerja, kei udah bobo, dilapisin selimut biar keringet dinginnya keluar. Mudah-mudahan dia membaik pas gw sampe rumah nanti :) http://www.emocutez.com
            reade more... Résuméabuiyad

            Insiden hari ini

            Wuih, tadi siang pas banget sampe kantor, belum sempet ambil kopi atau air minum, langsunglah duduk di kursi kesayangan. Terus dengan engeh liat ada robekan di bagian kiri celana panjang gw, wuaaahh langsung ngibrit ke toilet. ngaca ngaca, dan bener aja itu robekan gak bisa ditutupin..
            Emang mungkin sudah feeling dari rumah kali yah, pake celana baru (yang sayangnya dipotong kependekan sama tukang jahit), rada gak nyaman selama di angkot sampai kantor, kejadian juga.
            Soalnya saat ganti flip flops gw dengan wedges yang udah disiapin di kantor, posisi tumit gw ga tertutup sama celana, jadinya gak PD deeh, wong kaki gw ga mulus-mulus amat.
            Akhirnya pulang lagi ke rumah (ngangkot again karna ga ada ojek siang hari), ngebut jalan di bawah terik matahari yang sumpah panas banget.
            Alhamdulillah yaah sampe rumah langsung bleeess ganti celana, berangkat lagi ke kantor pake ojek. Total durasi dari kantor jam 12.15, sampe kantor lagi jam 12.55.. hebaat itu ojek :)
            reade more... Résuméabuiyad

            horrible horrible teenagers

            Oh dear, this noon I had a class filled with the laziest students in the universe. I could understand their excuse for being extremely not in the mood because of the test week they're having. But today is Friday, so hello kids you dont need to go to school tomorrow and needn't have to deal with schoolwork for the next two days.
            They seemed to be having trouble concentrating. They might have had a problem with their hearing too I guess. Or perhaps they were just being so pathetic!
            One boy came to class moaning about his phone that had been taken by a school teacher today. So he kept grumbling and grumbling and looking pitiful and so on. He refused to do anything and stayed silent after being told to shut up though. A girl kept browsing through her mobile to get the most update information on the tsunami in Japan, I was okay with it. But hey, it was for nearly eighty minutes during class. Another girl wouldn't say a word of English even though she joins a bilingual class. So pathetic.
            But the worst was when they came up with a number of illogical excuses for not wanting to complete a task i gave them just because they were too lazy to think or even try. So i told them they would have to complete four pages of the book, and they did.
            I was like, so what's the point of you guys coming here? You could have just stayed home, finished the book yourselves, and not bothered me planning a lesson. useless..

            The good thing was I was so good at hiding my emotion. I just ignored them. Didn't take their actions personally or else I would've got hurt.
            they are only teens, sometimes they dont think before doing anything even though they were born with brains.
            Ignoring people like that can be the best thing to whenever i get too tired of being upset :-)
            reade more... Résuméabuiyad